Terkadang gue berpikir, rasa bersalah itu berguna; membuat kita jadi tahu ketika kita melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan beberapa nilai yang kita miliki. Itu membuat kita mengerti bahwa kita melakukan sesuatu yang buruk, mungkin kita menyakiti seseorang, mungkin kita mengecewakan seseorang atau diri kita sendiri. It happens to everyone to screw up. Kita bukan makhluk yang sempurna.
Gue berpikir bahwa gue adalah seseorang yang sedang berproses. I'm not the best the person I can be, but I'm working on it. Rasa bersalah membuat gue memahami kesalahan yang gue perbuat untuk tidak melakukannya lagi.
Tapi, terkadang, gue tidak merasa bersalah atas beberapa hal yang gue lakukan.
Gue tidak seharusnya merasa bersalah karena ketawa gue yang terlalu kencang.
Gue tidak seharusnya merasa bersalah karena memiliki pendapat yang berbeda dari yang lain.
Gue tidak seharusnya merasa bersalah karena menempatkan kebahagiaan gue di atas prioritas gue.
Rasa bersalah ini tidak ada gunanya and it doesn't bring me anywhere.
Jadi, yang terpenting adalah; memaafkan.
Kita harus memaafkan diri sendiri untuk beberapa hal yang tidak bisa kita kendalikan. Karena tidak sesuai dengan beberapa nilai. Karena ingin bahagia. Dan, kita harus memaafkan diri sendiri atas kesalahan yang kita buat di masa lalu.
Tidak apa-apa. Udah selesai. Kita belajar dari situ, sekarang kita lanjutin aja, ya?
Toh, we're not perfect because no one is.
Jadi, maafkan diri kita sendiri atas semua hal bodoh yang sudah kita lakukan, semua itu terjadi di masa lalu.
Tidak apa-apa kalo kita ingin menempatkan kebahagiaan kita di atas banyak hal. You deserve happiness.